Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Mengenai Saya

Foto saya
Komunitas kreatif yang bergerak di bidang riset, jurnalisme, desain, dan komunikasi marketing. Sebagai badan usaha diwadahi reksa communiation. Sebagai lembaga sosial, Reksa Institute menjadi ajang solidaritas kami. Integritas dan profesionalisme kami bisa dilihat pada topik dan cara penyajian situs-situs atau blog yang kami kelola.

Riyadhah Rohani Para Ulama Hadapi Penjajah

Riyadhah Rohani Para Ulama Hadapi Penjajah Salah satu kekuatan mendasar rakyat Indonesia, khususnya di kalangan pesantren ialah spirit ba...

Riyadhah Rohani Para Ulama Hadapi Penjajah


Salah satu kekuatan mendasar rakyat Indonesia, khususnya di kalangan pesantren ialah spirit batin, menyerahkan sepenuhnya kepada Allah dalam setiap perjuangan melawan penjajah. Para kiai pesantren sadar, perjuangan fisik tidak cukup tanpa disertai upaya batin. Sebab itu, sejarah mencatat bahwa fakta-fakta sejarah di luar nalar manusia pada umumnya tersaji ketika para kiai dan santri berhasil memukur mundur penjajah dengan hanya bermodal bambu runcing dan senjata tradisional lainnya.

 

Berbagai langkah dan strategi dilakukan walaupun dengan menggunakan senjata tradisional, bambu runcing demi membebaskan rakyat Indonesia dari belenggu penjajahan untuk mencapai kemerdekaan lahir dan batin.

 

Bambu runcing, karakternya yang tegak, kuat, gagah, dan tajam tidak lantas membuat para pejuang berhenti berikhtiar untuk mengisi bambu runcing dengan kekuatan doa dari seorang ulama sepuh dari daerah Parakan, Magelang, Jawa Tengah, Kiai Haji Subchi yang pada tahun 1945 telah berusia sekitar 90 tahun.

 

Choirul Anam dalam Pertumbuhan dan Perkembangan NU (2010) mengungkap, ratusan bahkan ribuan tentara sabil, baik Hizbullah dan Sabilillah juga Tentara Keamanan Rakyat (TKR) selalu membanjiri rumah Kiai Subchi untuk menyepuh bambu runcingnya dengan doa. Bahkan untuk keperluan menyemayamkan kekuatan spiritual ini, Jenderal Soedirman dan anak buahnya juga berkunjung ke rumah kiai yang dijuluki sebagai Kiai Bambu Runcing tersebut.

 

Upaya batin terus dilakukan oleh para kiai. Di Jombang, di bawah pimpinan Hadhratussyekh KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahab Chasbullah diselenggarakan Riyadhah-Rohani di kalangan para ulama.

 

KH Saifuddin Zuhri dalam Guruku Orang-orang dari Pesantren (2001) menjelaskan, Riyadhah-Rohani selain meningkatkan semangat pembelaan tanah air, juga untuk mengamalkan beberapa wirid. Hizbur Rifa’i, Hizbul-Bahr, Hizbun Nashr, Hizbun Nawawi, Hizbus Saif, doa lainnya dipompakan dalam Riaydhah yang berbentuk Latihan Rohani itu.

 

KH Saifuddin Zuhri dalam Berangkat dari Pesantren (2013) juga mencatat bahwa kiai-kiai dari Jombang, Gresik, Pasuruan dan dari sekitar Surabaya menyerang musuh sambil meneriakkan doa-doa dalam sejumlah hizib. Pertama kali dalam sejarah perang di Indonesia melawan penjajah, kalimat takbir, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar bershut-sahutan dengan letusan bom dan rentetan suara mitraliur.

 

Atas kepentingan NICA, sebetulnya tentara sekutu (Inggris) terhasut untuk melawan rakyat Indonesia. Tentara sekutu terbuai karena sama-sama bangsa Barat dan bangsa penjajah. NICA mendalangi pertempuran, tentara sekutu berulangkali menyampaikan gencatan senjata saat terdesak tetapi dilanggar oleh tentara NICA. NICA terus menyebar provokasi mengadu rakyat Indonesia dengan tentara Inggris. Pertempuran sporadis terus terjadi di berbagai lokasi.

 

Dalam pertempuran tersebut, Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, Komandan Brigade 49 Divisi 23 tentara sekutu (Inggris) ditemukan mati tertembak. Peristiwa tersebut merusak perjanjian pengentian tembak-menembak yang telah disetujui oleh pemimpin Indonesia dan kaum Sekutu dalam Contact Commitee.

 

Pimpinan tentara Sekutu di Surabaya menjawab kematian Brigjen Mallaby dengan ultimatum yang terkenal pada 9 November 1945. Ultimatum tersebut menyebutkan: “Semua rakyat Indonesia yang bersenjata harus menyerahkan senjata di tempat-tempat yang ditunjuk oleh tentara sekutu, sambil mengangkat tangan dan didampingi bendera putih tanda menyerah kepada sekutu. Segalanya harus sudah diselesaikan pada 06.00 tanggal 10 November 1945.” (KH Saifuddin Zuhri, 2013: 337)

 

Rakyat Surabaya menganggap ultimatum Sekutu pada 9 November 1945 sebagai penghinaan terhadap rakyat, terhadap Republik Indonesia dan Proklamasi 17 Agustus 1945. Kiai Saifuddin Zuhri mencatat bahwa tentara Sekutu mengerahkan seluruh kekuatan mereka. Divisi 23 dan Divisi 5 yang berkekuatan sekitar 10.000 hingga 15.000 serdadu dibantu oleh meriam-meriam kapal perang penjelajah Sussex, beberapa kapal perusak dan pesawat-pesawat terbang Mosquito dan Thunderbolt dari RAF.

 

Rakyat Indonesia tidak gentar. Bagai air bah yang tidak dapat dibendung, rakyat Surabaya maju menyerbu semua kubu tentara Sekutu di seluruh kota. Tua dan muda serentak menerjang musuh meski hanya bersenjatakan bedil, pistol, pedang, dan bambu runcing. Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari memberikan kekuatan lahir dan batin bagi rakyat Indonesia untuk mengusir NICA dan tentara Sekutu. []

 

(Fathoni)

COMMENTS

Nama

AHY,1,BamSoet,3,Cak Imin,1,Do'a of the Day,16,Fadli Zon,1,Fragmen of the Day,3,Haedar Nashir,1,Hikmah of the Day,5,Kang Komar,1,Khofifah,1,Khotbah of the Day,12,KHUTBAH JUMAT,1,Mice Cartoon,1,Nasaruddin Umar,16,Ngaji of the Day,84,Ramadhan of the Day,28,Yudi Latif,1,Zuhairi,3,
ltr
item
bapenpis: Riyadhah Rohani Para Ulama Hadapi Penjajah
Riyadhah Rohani Para Ulama Hadapi Penjajah
bapenpis
https://bapenpis.blogspot.com/2020/06/riyadhah-rohani-para-ulama-hadapi.html
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/2020/06/riyadhah-rohani-para-ulama-hadapi.html
true
3558818566250152299
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy