Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Mengenai Saya

Foto saya
Komunitas kreatif yang bergerak di bidang riset, jurnalisme, desain, dan komunikasi marketing. Sebagai badan usaha diwadahi reksa communiation. Sebagai lembaga sosial, Reksa Institute menjadi ajang solidaritas kami. Integritas dan profesionalisme kami bisa dilihat pada topik dan cara penyajian situs-situs atau blog yang kami kelola.

(Ngaji of the Day) Ukuran Kekayaan yang Ideal bagi Pengamal Tasawuf

AL-HIKAM Ukuran Kekayaan yang Ideal bagi Pengamal Tasawuf Manusia membutuhkan harta untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Tetapi k...

AL-HIKAM

Ukuran Kekayaan yang Ideal bagi Pengamal Tasawuf


Manusia membutuhkan harta untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Tetapi kepemilikan harta untuk sebagian orang terlalu melimpah sehingga harta itu membuatnya lupa diri. Sementara bagi sebagian orang harta yang ada di genggamannya tidak cukup memenuhi keperluan hidupnya hingga ia kurang tenteram beribadah. Lalu seperti apa idealnya kekayaan itu?

 

Syekh Ibnu Athaillah mengatakan bahwa jumlah harta atau besar kekayaan yang ideal adalah harta yang cukup untuk menutupi keperluan keseharian dan tidak membuat lupa diri. Demikian disampaikan Syekh Ibnu Athaillah berikut ini:

 

من تمام النعمة عليك أن يرزقك ما يكفيك ويمنعك ما يطغيك

 

Artinya, “Salah satu kesempurnaan nikmat Allah padamu adalah pemberian-Nya berupa sedikit harta yang cukup memenuhi keperluanmu dan banyaknya mencegahmu untuk melewati batas.”

 

Menjelaskan hikmah ini, Syekh Zarruq mengatakan bahwa harta yang ideal itu dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia secara riil. Tetapi saat yang bersamaan, harta itu mendukung seseorang untuk beribadah.

 

قلت يرزقك الكفاية فلا يشوشك بالفقد ويمنعك الزيادة لئلا يشغلك بالوجد بل تكون سالما من إقبالها وسالما من إدبارها

 

Artinya, “Menurut saya, Allah memberimu cukup harta sehingga kehilangannya tidak membuatmu resah. Ia juga tidak memberimu banyak harta sehingga keberadaannya tidak membuatmu bimbang. Dengan jumlah yang cukup kamu tetap selamat saat harta pergi dan datang,” (Lihat Syekh Ahmad Zarruq, Syarhul Hikam, [Mesir, As-Syirkatul Qaumiyyah: 2010 M/1431 H], halaman 178).

 

Syekh Syarqawi menjelaskan bahwa harta dan kekayaan ideal itu adalah harta yang cukup, tidak lebih, tidak kurang. Banyak atau sedikit tidak masalah. Yang penting, harta sedikit tetap bisa memenuhi keperluan hidup dan harta banyak tidak membuat durhaka kepada Allah.

 

من تمام النعمة عليك أن يرزقك ما يكفيك) من غير زيادة ولا نقصان (ويمنعك ما يطغيك) أي يوقعك في الطغيان وهو كثرة المال.

 

Artinya, “Salah satu kesempurnaan nikmat Allah padamu adalah pemberian-Nya berupa sedikit harta yang cukup memenuhi keperluanmu) tidak lebih dan tidak kurang (dan banyaknya mencegahmu untuk melewati batas) yang membuatmu terjerumus dalam kedurhakaan, yaitu kebanyakan harta,” (Lihat Syekh Syarqawi, Syarhul Hikam, [Indonesia-Singapura, Al-Haramain, 2012 M], juz II, halaman 44).

 

Yang pasti, umat Islam termasuk mereka yang aktif dalam dunia tarekat dan sufisme tidak boleh kekurangan harta. Mereka harus memiliki cukup harta untuk menenangkan aktivitas ibadahnya sebagai keterangan berikut ini:

 

قال تعالى كلا إن الإنسان ليطغى أن رآه استغنى وفي الحديث ما قل وكفى خير مما كثر وألهى أما ما نقص عن الكفاية فقد يكون معه اشتغال عن طاعة الرب فليس ذلك من تمام النعمة

 

Artinya, “Allah berfirman, ‘Sekali-kali, jangan begitu. Sungguh manusia itu melewati batas (dalam kesombongan), ia memandang dirinya telah cukup.’ Dalam hadits dikatakan, ‘Harta yang sedikit dan cuku lebih baik daripada banyak dan melenakan.’ Tetapi harta yang kurang dari cukup juga dapat menyibukkan seseorang dari Allah sehingga harta yang kurang dari cukup itu bukan nikmat yang sempurna,” (Lihat Syekh Syarqawi, Syarhul Hikam, [Indonesia-Singapura, Al-Haramain, 2012 M], juz II, halaman 44).

 

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa umat Islam tidak boleh lupa diri dan lalai dari tanggung jawab dan kewajiban kepada Allah ketika memiliki banyak harta. Tetapi umat Islam juga tidak boleh kekurangan harta karena itu cukup menggangu pikiran dalam beribadah. Wallahu a‘lam. []

 

Sumber: NU Online

COMMENTS

Nama

AHY,1,BamSoet,3,Cak Imin,1,Do'a of the Day,16,Fadli Zon,1,Fragmen of the Day,3,Haedar Nashir,1,Hikmah of the Day,5,Kang Komar,1,Khofifah,1,Khotbah of the Day,12,KHUTBAH JUMAT,1,Mice Cartoon,1,Nasaruddin Umar,16,Ngaji of the Day,84,Ramadhan of the Day,28,Yudi Latif,1,Zuhairi,3,
ltr
item
bapenpis: (Ngaji of the Day) Ukuran Kekayaan yang Ideal bagi Pengamal Tasawuf
(Ngaji of the Day) Ukuran Kekayaan yang Ideal bagi Pengamal Tasawuf
bapenpis
https://bapenpis.blogspot.com/2020/06/ngaji-of-day-ukuran-kekayaan-yang-ideal.html
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/2020/06/ngaji-of-day-ukuran-kekayaan-yang-ideal.html
true
3558818566250152299
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy