Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Mengenai Saya

Foto saya
Komunitas kreatif yang bergerak di bidang riset, jurnalisme, desain, dan komunikasi marketing. Sebagai badan usaha diwadahi reksa communiation. Sebagai lembaga sosial, Reksa Institute menjadi ajang solidaritas kami. Integritas dan profesionalisme kami bisa dilihat pada topik dan cara penyajian situs-situs atau blog yang kami kelola.

Nasaruddin Umar: Kontemplasi Ramadhan (3): Bagaimana Meraih Ketenangan Batin?

Kontemplasi Ramadhan (3) Bagaimana Meraih Ketenangan Batin? Oleh: Nasaruddin Umar   Ketenangan batin enak diucapkan, bahkan gampang di...

Kontemplasi Ramadhan (3)

Bagaimana Meraih Ketenangan Batin?

Oleh: Nasaruddin Umar

 

Ketenangan batin enak diucapkan, bahkan gampang dinasihatkan kepada orang lain. Namun dalam kenyataannya, ketenangan batin amat sulit digapai. Kesulitan tidak terletak pada bagaimana memahami hakikat ketenangan itu tetapi bagaimana bersahabat dengan kenyataan apapun yang dialami setiap hari. Ketengan batin lebih merupakan akibat daripada sebuah proses. Sebagian orang mengembalikan bahwa ketenteraman batin merupakan anugrah Tuhan. Karena itu kita perlu memahami kiat-kiat mempertahankannya. Kondisi batin yang paling perlu diwaspadai ialah ketika kita sedang dalam keadaan normal, yaitu ketika semua kebutuhan tercukupi dan mungkin berlebihan. Musibah, hajat, dosa besar, dan berbagai kesulitan dan kekecewaan hidup lainnya lebih sering mendorong seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT ketimbang kondisi batin yang sedang berkecukupan, baik dari segi kuantitatif maupun segi kualitatif.

 

Tingkat kebutuhan hidup setiap orang berbeda-beda satu sama lain. Namun wacana di dalam Islam dibedakan atas beberapa tingkatan kebutuhan, yaitu:

 

1) Kebutuhan Dharury

Kebutuhan dharury yakni kebutuhan pokok atau basic needs seperti kebutuhan akan makan, minum, dan berhubungan suami-isteri.

 

2) Kebutuhan Hajjiyat

Kebutuhan hajjiyat yakni kebutuhan yang penting tetapi belum menjadi kebutuhan pokok, seperti kebutuhan akan sebuah tempat tinggal, kendaraan, dan alat komunikasi.

 

3) Kebutuhan Tahsiniyyat

Kebutuhan tahsiniyyat yakni kebutuhan yang bersifat pelengkap (luxury), seperti perabotan yang bermerek, aksessori kendaraan, dan handphon yang lebih canggi.

 

Seseorang yang berada dalam tingkat kedua dan ketiga perlu berhati-hati karena perjalanan spiritual dalam kondisi seperti ini seringkali jalan di tempat. Bahkan berpeluang untuk diajak turun oleh berbagai daya tarik dan godaan dunia. Berbeda jika seseorang sedang dirundung duka, sedang diuji dengan kebutuhan mendesak, atau sedang dilanda penyesalan dosa yang mungkin agak resisten terhadap godaan-godaan yang bersifat materi.

 

Ada dua beban hidup yang tidak bisa satu atap dengan ketenangan, yaitu beban rasa bersalah dan beban rasa bersalah. Beban rasa berdosa terjadi jika seseorang rajin menumpuk dosa dan pelanggaran perintah dan ajaran Tuhan, seperti berzina, berbohong, korupsi, dan membicarakan aib orang lain. Rasa bersalah terjadi jika seseorang sering berbuat kesalahan kepada saudaranya sendiri, seperti tidak menepati janji, khianat, mendhalimi, memfitnah, dan lain-lain. Selama rasa berdosa dan rasa bersalah ini tidak dibersihkan tidak akan pernah ada ketenangan abadi.

 

Bulan suci Ramadhan datang untuk menyucikan kita. Disebut Ramadhan, artinya membakar, yaitu diharapkan mampu membakar hangus seluruh dosa-dosa yang pernah dilakukan. Dengan demikian rasa berdosa bisa hilang seiring dengan banyaknya amal kebajikan yang dilakukan di dalam bulan Ramadhan. Allah berfirman: Innl hasanat yudzhibnas sayyi'at (sesungguhnya perbuatan baik menghapuskan dosa-dosa/Q.S. Hud/11:114). Orang-orang yang mengoptimalkan amaliah Ramadhan diharapkan bisa mengikis habis dosa-dosa masa lampunya. Seusai Ramadhan yang bersangkutan seperti diungkapkan dalam hadis, kembali seperti bayi yang putih tanpa dosa. Idul Fitri menjadi saksi adanya hamba yang kembali berbuka setelah menjalani masa puasa sebulan penuh. Di samping itu juga menjadi tanda kembalinya seorang hamba ke dalam jati diri yang paling luhur.

 

Seusai Ramadhan, tradisi Indonesia dilakukan Halal bi Halal, sebuah upaya untuk menghilangkan rasa bersalah yang telah diperbuat terhadap saudara-saudaranya. Saling bersalam-salaman dan sekaligus saling memaafkan satu sama lain, diharapkan mengikis habis seluruh beban dipundak. Rasa berdosa telah dibersihkan oleh Ramadhan dan rasa bersalah dibersihkan melalui halal bi halal. Di sinilah indahnya bulan suci Ramadhan. Mengangkat martabat kemanusiaan anak manusia yang tadinya terpurut karena salah pilih memilih jalan kehidupan. Demikianlah Ramadhan, menjanjikan ketenangan abadi, Alhamdulillah. []

 

DETIK, 20 April 2020

Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA | Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

COMMENTS

Nama

AHY,1,BamSoet,3,Cak Imin,1,Do'a of the Day,16,Fadli Zon,1,Fragmen of the Day,3,Haedar Nashir,1,Hikmah of the Day,5,Kang Komar,1,Khofifah,1,Khotbah of the Day,12,KHUTBAH JUMAT,1,Mice Cartoon,1,Nasaruddin Umar,16,Ngaji of the Day,84,Ramadhan of the Day,28,Yudi Latif,1,Zuhairi,3,
ltr
item
bapenpis: Nasaruddin Umar: Kontemplasi Ramadhan (3): Bagaimana Meraih Ketenangan Batin?
Nasaruddin Umar: Kontemplasi Ramadhan (3): Bagaimana Meraih Ketenangan Batin?
bapenpis
https://bapenpis.blogspot.com/2020/05/nasaruddin-umar-kontemplasi-ramadhan-3.html
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/
https://bapenpis.blogspot.com/2020/05/nasaruddin-umar-kontemplasi-ramadhan-3.html
true
3558818566250152299
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy